Advertorial

Diskominfo Kalimantan Timur

Ancaman Alam di Kaltim Meluas, Kajian BPBD Tunjukkan Jutaan Hektar Masuk Area Rawan

Sebaran Ancaman Alam

Kamis, 4 Desember 2025 10:11

BANJIR – Ilustrasi banjir di wilayah Kalimantan Timur/ Foto: IST

ARUSBAWAH.CO - Banjir, tanah longsor, dan kebakaran hutan kembali menjadi ancaman besar bagi masyarakat Kalimantan Timur (Kaltim) seiring kondisi cuaca yang semakin sulit diprediksi. 

Tiga tahun terakhir, deretan peristiwa alam itu terjadi berulang di berbagai kabupaten dan kota sehingga menempatkan Kaltim dalam situasi kerawanan yang perlu diwaspadai semua pihak.

Hujan dengan intensitas tinggi yang turun tanpa pola dalam beberapa minggu terakhir menunjukkan betapa seriusnya persoalan tersebut. 

Genangan yang terus muncul di sejumlah wilayah menegaskan bahwa bencana hidrometeorologi masih menjadi ancaman dominan bagi Kaltim.

Kajian Risiko Bencana (KRB) yang disusun BPBD Kaltim untuk periode 2022–2026 juga mengonfirmasi situasi tersebut. 

Lebih dari dua juta hektar wilayah provinsi ini masuk kategori rawan bencana berdasarkan peta analisis resmi yang disusun lembaga tersebut. 

Dokumen tersebut kini menjadi dasar seluruh langkah mitigasi yang dirancang pemerintah daerah.

"Kita telah mengarah pada antisipasi di tahun 2026 mendatang. Dokumen KRB yang telah dikaji ini nantinya akan menjadi pedoman penting yang digunakan untuk melakukan proses pengusunan mitigasi bencana," jelas Analis Kebijakan Ahli Muda BPBD Kaltim, Sugeng Piyanto.

Data yang dihimpun BPBD memperlihatkan bahwa potensi banjir mencakup area seluas 2,8 juta hektar. 

Dari jumlah itu, sekitar 1,5 juta hektar dikategorikan sangat berbahaya, terutama pada kawasan permukiman yang dekat aliran sungai atau berada pada dataran rendah. 

Tag

MORE