Arus Publik

Pemilihan Rektor Unmul

5 Kandidat Rektor Unmul 2026–2030, Adu Rekam Jejak Akademik Berdasarkan Data SINTA

5 BALON REKTOR - Potret 5 bakal calon Rektor Unmul 2026 - 2030/ IG @unmul

ARUSBAWAH.COPemilihan Rektor Universitas Mulawarman (Unmul) periode 2026–2030 mulai memasuki tahapan penting.

Senat Universitas Mulawarman telah menetapkan lima nama bakal calon rektor yang akan melanjutkan proses pemilihan pimpinan kampus terbesar di Kalimantan Timur tersebut.

Kelima kandidat berasal dari berbagai latar belakang keilmuan, mulai dari pendidikan kimia, perikanan dan ilmu kelautan, kimia, kehutanan, hingga informatika.

Selain pengalaman kepemimpinan dan gagasan membangun universitas, rekam jejak akademik menjadi salah satu aspek yang dapat melihat kapasitas seorang calon pemimpin perguruan tinggi.

Salah satu indikator yang dapat digunakan untuk melihat produktivitas penelitian akademisi adalah Science and Technology Index (SINTA).

SINTA merupakan sistem informasi dan pemeringkatan yang dikembangkan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemdiktisaintek) untuk mengukur kinerja penelitian, publikasi ilmiah, serta produktivitas dosen dan peneliti.

Melalui SINTA, publik dapat melihat sejumlah indikator seperti jumlah artikel ilmiah, sitasi, H-Index, i10-Index, hingga kontribusi akademik seorang peneliti.

Lima Kandidat Calon Rektor Unmul Periode 2026–2030

Penetapan lima bakal calon Rektor Unmul dilakukan melalui Rapat Senat Tertutup pada Selasa, 26 Mei 2026.

Keputusan tersebut tertuang dalam Dokumen Siaran Pers Nomor: 035/DST/UN17.O1/TP.00.02/2026.

Rapat pleno dipimpin Ketua Senat Unmul, Prof. Dr. H. M. Amir Masruhim, M.Kes., bersama Prof. Ir. H. Suyadi, M.S., Ph.D. dan Prof. Dr. Henny Pagoray, M.Si.

Berikut lima kandidat yang ditetapkan:

  1. Prof. Dr. H. Mukhamad Nurhadi, M.Si.
    Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP)
  2. Prof. Dr. Ir. H. Abdunnur, M.Si.
    Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK)
  3. Prof. Dr. Soerja Koesnarpadi, S.Si., M.Si.
    Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)
  4. Prof. Dr. Rudianto Amirta, S.Hut., M.P.
    Fakultas Kehutanan dan Lingkungan Tropis (FKLT)
  5. Prof. Dr. Fahrul Agus, S.Si., M.T.
    Fakultas Teknik (FT)

Mukhamad Nurhadi Catat SINTA Score Tertinggi

Berdasarkan data SINTA, Prof. Dr. Mukhamad Nurhadi, M.Si. tercatat memiliki skor akademik tertinggi di antara lima kandidat.

Kandidat dari FKIP Unmul ini memiliki SINTA ID 6013517 dengan bidang keahlian Chemistry dan Heterogeneous Catalyst.

Catatan SINTA Mukhamad Nurhadi:

  • SINTA Score Overall: 2.166
  • SINTA Score 3 Tahun: 403
  • Affiliation Score: 2.244
  • Affiliation Score 3 Tahun: 416

Dalam publikasi ilmiah, ia tercatat memiliki:

  • Artikel Scopus: 34
  • Artikel Google Scholar: 103
  • Sitasi Scopus: 259
  • Sitasi Google Scholar: 541
  • H-Index Scopus: 9
  • H-Index Google Scholar: 12

Fahrul Agus Miliki Produktivitas Riset Tiga Tahun Tinggi

Prof. Dr. Fahrul Agus, S.Si., M.T. menjadi kandidat dari Fakultas Teknik dengan bidang keahlian Software and Knowledge Engineering, Decision Support System, serta GIS and Urban Environment Sciences.

Ia memiliki SINTA ID 258424.

Data SINTA mencatat:

  • SINTA Score Overall: 1.641
  • SINTA Score 3 Tahun: 455
  • Affiliation Score: 1.641
  • Affiliation Score 3 Tahun: 455

Untuk publikasi, Fahrul Agus memiliki:

  • Artikel Scopus: 17
  • Artikel Google Scholar: 125
  • Sitasi Scopus: 151
  • Sitasi Google Scholar: 937
  • H-Index Scopus: 6
  • H-Index Google Scholar: 15

Angka tersebut menunjukkan produktivitas riset tiga tahun terakhir yang cukup tinggi dibanding kandidat lainnya.

 

Rudianto Amirta Kuat di Publikasi Internasional

Prof. Dr. Rudianto Amirta, S.Hut., M.P. merupakan kandidat dari Fakultas Kehutanan dan Lingkungan Tropis.

Ia dikenal melalui bidang penelitian biomassa, biokonversi lignin, teknologi pulp dan kertas, serta energi terbarukan.

Rudianto memiliki SINTA ID 5982646.

Data akademiknya:

  • SINTA Score Overall: 1.403
  • SINTA Score 3 Tahun: 197
  • Affiliation Score: 1.420
  • Affiliation Score 3 Tahun: 197

Rekam publikasinya:

  • Artikel Scopus: 49
  • Artikel Google Scholar: 108
  • Sitasi Scopus: 477
  • Sitasi Google Scholar: 1.080
  • H-Index Scopus: 12
  • H-Index Google Scholar: 20

Dari sisi publikasi internasional dan dampak sitasi, Rudianto tercatat memiliki angka yang kuat.

Soerja Koesnarpadi Bawa Rekam Jejak Bidang Kimia

Prof. Dr. Soerja Koesnarpadi, S.Si., M.Si. menjadi kandidat dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam.

Dengan bidang keahlian Chemistry, ia memiliki SINTA ID 6740041.

Data SINTA mencatat:

  • SINTA Score Overall: 652
  • SINTA Score 3 Tahun: 136
  • Affiliation Score: 670
  • Affiliation Score 3 Tahun: 145

Publikasi:

  • Artikel Scopus: 13
  • Artikel Google Scholar: 52
  • Sitasi Scopus: 70
  • Sitasi Google Scholar: 260
  • H-Index Scopus: 5
  • H-Index Google Scholar: 9

Abdunnur Miliki Rekam Jejak Bidang Perikanan dan Kelautan

Prof. Dr. Ir. Abdunnur, M.Si. menjadi kandidat dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

Ia memiliki SINTA ID 6767353 dengan bidang keahlian Marine Biology and Aquatic Resources Management.

Data SINTA menunjukkan:

  • SINTA Score Overall: 365
  • SINTA Score 3 Tahun: 64
  • Affiliation Score: 374
  • Affiliation Score 3 Tahun: 64

Rekam publikasinya:

  • Artikel Scopus: 8
  • Artikel Google Scholar: 50
  • Sitasi Scopus: 62
  • Sitasi Google Scholar: 180
  • H-Index Scopus: 5
  • H-Index Google Scholar: 7

Data SINTA Bukan Satu-Satunya Penentu Pilrek Unmul

Perbandingan data SINTA memberikan gambaran mengenai rekam jejak penelitian dan produktivitas akademik masing-masing kandidat.

Mukhamad Nurhadi unggul dari sisi skor SINTA keseluruhan, Rudianto Amirta memiliki kekuatan pada publikasi dan sitasi internasional, sementara Fahrul Agus menunjukkan produktivitas penelitian terbaru yang tinggi.

Adapun Abdunnur dan Soerja Koesnarpadi membawa pengalaman akademik dari bidang keilmuan masing-masing.

Meski demikian, data SINTA hanya menjadi salah satu indikator akademik. Proses Pemilihan Rektor Unmul periode 2026–2030 tetap akan ditentukan melalui mekanisme resmi yang melibatkan Senat Universitas Mulawarman dan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Pemilihan ini akan menjadi penentu arah kepemimpinan Unmul dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi, riset, dan pengembangan sumber daya manusia di Kalimantan Timur.

(pra)

 

Tag

MORE