ARUSBAWAH.CO - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) memastikan pencairan Beasiswa Gratispol 2026 untuk mahasiswa dalam daerah terus dilakukan.
Sebanyak 48.676 mahasiswa dari 52 perguruan tinggi di Kalimantan Timur tercatat telah menerima pencairan dana bantuan pendidikan tersebut.
Total anggaran yang telah disalurkan mencapai Rp220.699.573.926, yang ditransfer langsung ke masing-masing perguruan tinggi.
Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kaltim, Dasmiah, menyampaikan bahwa seluruh proses penyaluran untuk kategori dalam daerah telah selesai.
“Sudah kami transfer ke semua perguruan tinggi dalam negeri. Total 48.676 mahasiswa dari 52 kampus,” ujarnya melalui pesan singkat kepada Arusbawah.co kemarin.
Mahasiswa Luar Daerah Masih Tahap Pencairan
Sementara itu, untuk mahasiswa asal Kaltim yang menempuh pendidikan di luar daerah, proses pencairan masih berlangsung.
Pemprov Kaltim telah mengumumkan daftar penerima untuk kategori luar daerah, baik tahap 1 maupun tahap 2. Namun, hingga kini penyaluran dana masih dalam tahap administrasi.
“Luar daerah sudah diumumkan dan sedang on progres pencairan, tahap 1 dan tahap 2,” jelas Dasmiah.
Kondisi ini menunjukkan adanya perbedaan tahapan antara penerima dalam daerah yang telah rampung, dengan penerima luar daerah yang masih menunggu proses penyaluran.
Jumlah Penerima Lampaui Data Verifikasi Awal
Sebelumnya, total mahasiswa yang dinyatakan lolos verifikasi pada tahap 1 dan tahap 2 mencapai 47.717 orang.
Namun dalam realisasi pencairan, jumlah penerima tercatat meningkat menjadi 48.676 mahasiswa.
Adapun pada tahap 1, sebanyak 32.768 mahasiswa dinyatakan lolos, terdiri dari 18.296 mahasiswa PTN dan 14.472 mahasiswa PTS.
Sementara pada tahap 2, terdapat 14.949 mahasiswa tambahan, dengan rincian 8.190 mahasiswa PTN dan 6.759 mahasiswa PTS.
Program Gratispol Dorong Akses Pendidikan Tinggi
Beasiswa Gratispol merupakan program unggulan Pemprov Kaltim dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat.
Program ini mencakup berbagai jenjang pendidikan, mulai dari diploma hingga doktoral, baik di perguruan tinggi negeri maupun swasta.
Selain membantu pembiayaan kuliah, program ini juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kalimantan Timur secara berkelanjutan.
Pemprov Kaltim juga mengimbau mahasiswa untuk terus memantau perkembangan informasi melalui kanal resmi Gratispol, terutama bagi penerima luar daerah yang saat ini masih dalam proses pencairan. (red)




