Arus Publik

3 Wajah dan 3 Jawaban Berbeda Soal Mobil Dinas Rp8,5 Miliar Gubernur Kaltim

Senin, 23 Februari 2026 21:54

Kolase Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud, Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud dan Sekretaris Daerah Sri Wahyuni/Arusbawah.co

Ia menilai kendaraan jenis SUV hybrid 2996 cc itu dibutuhkan karena karakter geografis Kaltim tidak ringan, banyak jalur berat, dan akses jalan di sejumlah titik belum terbuka ke sejumlah pedalaman Kaltim.

Sri menyebut Rudy Mas’ud tipe kepala daerah yang kalau meninjau lokasi, ingin benar-benar sampai titik tujuan, bukan berhenti di ujung aspal.

“Pak Gubernur ini kalau meninjau sebuah lokasi, beliau ingin sampai benar-benar tembus ke titik tujuan,” kata Sri.

Ia mengungkap cerita perjalanan ke Sotek Bongan. 

“Saya dengar ceritanya tertahan di hutan. Sebenarnya sudah diberi tahu tidak ada jalan, tapi beliau ingin tahu tembusnya sampai mana. Waktu itu sempat trouble,” ungkap Sri.

Pengalaman lain juga terjadi. 

“Saya pernah ikut kunjungan, dan beliau harus ganti mobil karena medannya tidak memungkinkan,” katanya.

Menurut Sri, kemampuan kendaraan menjangkau medan berat bukan soal gaya. 

“Bukan sekadar soal kenyamanan, melainkan menyangkut pengambilan keputusan strategis,” ujarnya.

“Ketika beliau akan memutuskan, misalnya jalan ini akan kita dukung, tentu harus tahu kondisinya sampai mana karena ini terkait dengan membuka konektivitas dan ekonomi baru bagi Kaltim,” kata Sri.

Ia juga menyinggung efek jangka panjang, termasuk konektivitas wilayah dan dukungan kawasan strategis nasional seperti IKN. 

“Kaltara sudah menunggu, IKN juga sudah menunggu,” tuturnya.

Sebagai informasi, Berdasarkan data dari Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) Pemprov Kaltim tahun 2025, tercatat Kode RUP 61081965 dengan nama paket kendaraan dinas pimpinan (ABT) sebanyak 1 unit, bersumber dari APBD Kaltim senilai Rp8,5 miliar.

Jenis kendaraan yang tercantum adalah SUV Hybrid 2996 cc, tenaga 434 HP, dan kapasitas baterai 38,2 KWH.

(wan)

 

Tag

MORE