“Ini salah satu faktor menghambat, harus ada koordinasi supaya arus lalu lintas Sungai Mahakam tetap aman,” jelas Sabaruddin.
Risiko Tiang Utama Masih Tinggi
Perbedaan pengerjaan kedua perusahaan juga menjadi perhatian.
Fender yang rusak menjadi fokus utama karena berfungsi sebagai penyangga utama tiang jembatan.
Jika Fender tidak segera diperbaiki, risiko kerusakan tiang utama tetap tinggi.
“Sekarang sama sekali kosong. Tidak ada sama sekali vender. Ini yang kita khawatirkan kalau terjadi hal-hal yang kita tidak inginkan,” pungkas Sabaruddin.
Usai rapat, pihak BBPJN enggan memberikan keterangan lebih lanjut kepada wartawan dan meninggalkan ruang rapat tergesa-gesa.
Sejumlah pertanyaan terkait status aset dan prosedur perbaikan tidak mendapat jawaban resmi dari pihak BBPJN.
(wan)
- Rudy Mas'ud - Andi Harun Saling Respon soal Banjir! Mau 'Kontengan' Jalan Bareng Selesaikan Luapan Air?
- Kejati Kaltim Selidiki Dugaan Penyalahgunaan Wewenang dalam Insiden Ditabraknya Jembatan Mahakam I oleh Kapal Tongkang
- Kronologi Insiden Kapal TB Liberty 7 dan Tongkang BG AZAMARA 3035 Tabrak Jembatan Mahakam I
Tag




