Arus Publik

Yang Terucap di Diskusi Publik ‘Sipil-Militer dalam Demokrasi’: Dari Penyitaan Buku hingga Lonjakan Anggaran Pertahanan 2025

Penguatan militerisme terpantau sejak 2018

Sabtu, 29 November 2025 17:51

FOTO BERSAMA - Foto bersama di agenda diskusi publik yang digelar Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan bersama SAKSI FH Unmul dan Jurnal PRISMA, Kamis (28/11/2025), di Aula Fakultas Hukum Universitas Mulawarman/ HO to Arusbawah.co

Akademisi FISIP Unmul, Saiful Bahri, menilai tren militerisme hari ini mengingatkan pada praktik Orde Baru.

Ia membandingkan kepemimpinan Presiden SBY dan Presiden Jokowi. 

Saiful Bahru menilai bahwa SBY yang berlatarbelakang militer justru menampilkan kepemimpinan sipil. Sementara Jokowi sebagai figur sipil justru menampilkan kepemimpinan militerisme.

Saiful juga menyinggung praktik militerisme dalam bisnis di Kaltim. 

Ia sampaikan bahwa eksisnya tambang ilegal dan penguasaan lahan luas perkebunan sawit diduga melibatkan petinggi polisi dan militer, baik yang aktif maupun purnawirawan.

 

Peradilan Militer Dinilai Diskriminatif

Ketua SAKSI FH Unmul, Orin Gusta Andini, menyoroti diskriminasi dalam peradilan militer:

“Memilih peradilan bukan pada personal subjek hukumnya, tapi harus dalam tindak pidananya.”

Tag

MORE