Meski demikian, ia melihat peluang baru dari sektor-sektor nonpertambangan yang menunjukkan pertumbuhan cukup menjanjikan.
Pemerintah daerah pun mulai menyiapkan fondasi ekonomi baru agar Kukar tidak terus bergantung pada sektor ekstraktif.
Sektor pertanian, pangan, dan pariwisata disebut menjadi fokus utama pembangunan ke depan.
Kukar dinilai memiliki potensi besar, mulai dari kekayaan seni dan budaya, warisan sejarah, destinasi alam seperti air terjun dan danau, hingga bentang Sungai Mahakam yang selama ini menjadi identitas daerah.
"Kita harus mulai menyiapkan ekonomi masa depan. Kukar memiliki potensi yang lengkap untuk berkembang melalui sektor pertanian, pangan, dan pariwisata," ujarnya.
Di akhir sambutannya, Aulia meminta seluruh pemerintah desa, perangkat RT, serta pendamping masyarakat ikut mengawal berbagai program yang dijalankan pemerintah agar manfaatnya benar-benar dirasakan warga dan berjalan sesuai tujuan. (red)
Tag




