Akses logistik nyaris terputus, toko-toko kosong, dan harga bahan pokok naik dua hingga tiga kali lipat.
“Kami sudah terlanjur beli bahan makanan mahal. Bantuan memang membantu, tapi harga tetap tinggi karena pasokan belum lancar,” tambah Agustinus.
Baca juga:
Distribusi Belum Merata, 7 Kampung Masih Menunggu
Hingga kini, bantuan baru menjangkau sebagian wilayah.
Kampung-kampung di hulu seperti Long Apari, Naha Silat, dan Naha Tifab masih menunggu. Jalur sungai yang curam dan bergantung cuaca menjadi tantangan besar.
Agustinus berharap pemerintah lebih sigap dan tidak terjebak birokrasi saat krisis.
Tag



