Arus Publik

Video Apresiasi Gratispol SMAN 1 Samarinda Picu Kontroversi, Warga Lokal Soroti Politisasi

Polemik video SMAN 1 Samarinda soal dugaan politisasi Sekolah

Kamis, 16 April 2026 21:23

Kolase Rifky dan cuplikan video ucapan terima kasih guru serta siswa SMAN 1 Samarinda yang menuai polemik di media sosia

ARUSBAWAH.CO -  Unggahan video pada akun Instagram resmi SMA Negeri 1 Samarinda (@smansamarinda) yang menampilkan aksi massa guru dan siswa memberikan ucapan terima kasih kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur memicu polemik luas di media sosial. 

Aksi yang awalnya dibingkai sebagai bentuk apresiasi atas program pendidikan gratis tersebut kini dituding sebagai bentuk politisasi institusi pendidikan.

Gelombang kritik mulai mencuat tajam pada 14 April 2026, sehari setelah video tersebut diunggah. 

Salah satu suara paling vokal datang dari Rifky, seorang influencer di Samarinda yang juga dikenal melalui akun Instagram @abisditelen. 

Dalam wawancara pada Kamis (16/4/2026), Rifky membeberkan kronologi dan alasan di balik keberatannya yang kini viral.

Dugaan Instruksi di Balik Layar

Rifky mengungkapkan bahwa aksi tersebut diduga kuat bukan merupakan inisiatif organik dari pihak sekolah. 

Ia mengaku mendapatkan laporan dari pengikutnya di media sosial Instagram berupa tangkapan layar percakapan grup WhatsApp yang berisi instruksi pembuatan konten.

"Awalnya aku pikir tidak seluruh sekolah, tapi ternyata ada arahan untuk wajib membuat konten tentang program Gratispol ini. Isinya sudah di-briefing, mulai dari penyebutan nama lengkap, tempat mengajar, hingga testimoni mengenai manfaat insentif yang diterima," ujar Rifky.

Menurutnya, pola ini tidak hanya menyasar jenjang SMA di Samarinda, melainkan meluas hingga ke Balikpapan, Berau, dan Kutai Barat. 

Bahkan, laporan yang ia terima mencakup instruksi serupa bagi pengajar TPA/TPQ hingga mahasiswa di perguruan tinggi yang menerima bantuan beasiswa.

Tag

MORE