Alih-alih mendapatkan penjelasan, Yosep mengaku justru mendapatkan perlakuan represif.
"Saya datang baik-baik menanyakan hak saya, tapi yang saya terima justru tendangan dan pukulan. Ini bukan cerminan Polri yang mengayomi," tulisnya dalam unggahan yang dilihat berbeda.
Yosep disebut datang untuk mempertanyakan perkembangan kasus yang menurutnya sudah lama mangkrak.
Namun situasi berubah ketika terjadi perdebatan terkait aktivitas perekaman yang dilakukan pihak dari Yosep di kantor polisi.
- Polisi Ungkap Soal Tersangka Kredit Fiktif, Bankaltimtara Tegaskan Komitmen Penegakan Aturan
- Yang Terucap di Diskusi Publik ‘Sipil-Militer dalam Demokrasi’: Dari Penyitaan Buku hingga Lonjakan Anggaran Pertahanan 2025
- Sudah Pasang Plang, Belum Tunjukkan Bukti! Jatam Nilai Ada Pelanggaran di Konflik Tanah PT BBE - Kelompok Tani
Kapolda Kaltim Buka Suara dan Bantah Narasi
Menanggapi viralnya video tersebut, Kapolda Kalimantan Timur (Kaltim) Irjen Pol Endar Priantoro akhirnya buka suara.
Ia menilai narasi yang beredar di media sosial terlalu bombastis dan tidak menggambarkan kejadian secara utuh.
Klaim Pemeriksaan Internal dan Dugaan Framing
“Saya perlu tegaskan kepada rekan-rekan sekalian bahwa kami dari Departemen Kepolisian selama ini tetap jaga bagaimana pelayanan kami kepada masyarakat,” ujarnya dalam unggahan Instagram @Polda.Kaltim yang dikutip redaksi Arusbawah.co.
Endar menyebut pihaknya telah melakukan pemeriksaan internal secara menyeluruh, baik terhadap proses hukum kasus yang dipersoalkan maupun rangkaian kejadian di lapangan.
Ia menegaskan, apa yang beredar di media sosial hanya sebagian kecil dari keseluruhan peristiwa.
Bahkan, ia mengindikasikan ada tujuan lain dari kedatangan pihak yang merekam video tersebut.
“Kami ingin menyampaikan bahwa akun yang bersangkutan, dari hasil analisa kami, mereka datang ke kantor Polresta Balikpapan tidak sebenarnya untuk menanyakan perkembangan perkara. Tetapi saya indikasikan ada hal-hal lain yang memang diinginkan, salah satunya untuk mendiskreditkan kepolisian,” katanya.




