ARUSBAWAH.CO - Sebuah video berdurasi 57 detik viral di sosial media memperlihatkan adu mulut antara seorang warga dan anggota kepolisian di dalam sebuah kantor polisi.
Peristiwa itu diketahui terjadi pada Rabu, 15 April 2026, di Kantor Polresta Balikpapan.
Rekaman yang diunggah salah satu akun @reset.feeds itu langsung menyedot perhatian publik.
Dalam video itu, tampak suasana tegang terjadi di kantor polisi.
Seorang pria disebut-sebut dalam video itu bernama Yosep B. Martua terlibat adu dorong dengan seorang aparat kepolisian.
Cuplikan video itu memperlihatkan Yosep berdiri berhadapan dengan seorang perwira yang disebut sebagai Kanit Harda berinisial Ipda F.
Percakapan yang diduga berlangsung sebelumnya berubah menjadi ketegangan fisik.
Sementara itu, seseorang dari sudut berbeda tampak terus merekam menggunakan telepon genggamnya, sementara aparat di hadapannya berupaya menghentikan perekaman tersebut.
Tak lama, terjadi kontak fisik.
Dalam potongan video itu, pria disebut-sebut dalam video bernama Yosep terlihat terdorong.
Gerakan cepat dan tidak sepenuhnya jelas memperlihatkan adanya benturan tubuh.
Narasi yang menyertai video itu menyebut Yosep bukan hanya didorong, tetapi juga ditendang hingga dipukul di bagian kepala.
Video itu kemudian memicu reaksi luas.
Pengakuan Yosep dan Latar Kasus yang Mangkrak
Yosep, dalam unggahan terpisah yang dilihat redaksi Arusbawah.co, mengaku dirinya datang ke kantor polisi untuk memperjuangkan haknya.
Ia menyebut kedatangannya berkaitan dengan kasus dugaan penipuan yang sudah berjalan selama tiga tahun, namun berakhir dengan status SP3 atau penghentian penyidikan.
Tag



