Jika dibandingkan dengan Triwulan IV-2025 (q-to-q), ekonomi Kalimantan Timur justru mengalami kontraksi 3,69 persen.
Penurunan ini terutama dipicu oleh:
- Pertambangan dan penggalian: -6,72 persen
- Administrasi pemerintahan: -6,36 persen
- Industri pengolahan: -5,51 persen
Namun beberapa sektor tetap tumbuh, termasuk:
- Perdagangan besar dan eceran: 7,59 persen
- Transportasi dan pergudangan: 3,25 persen
- Informasi dan komunikasi: 1,85 persen
- Usaha makan minum: 1,23 persen
Usaha Makan Minum Jadi Sinyal Pergeseran Ekonomi Kaltim
Kinerja positif sektor usaha makan minum menjadi sinyal bahwa konsumsi domestik dan sektor jasa mulai memainkan peran lebih besar dalam ekonomi Kalimantan Timur.
Meski tambang masih mendominasi, tren pertumbuhan ini menunjukkan arah perubahan struktur ekonomi menuju sektor yang lebih berbasis layanan dan konsumsi. (pra)
Baca juga:
Tag




