Hal ini menunjukkan bahwa ekonomi Kaltim mulai bergerak ke arah diversifikasi, namun ketergantungan pada sektor tambang masih cukup kuat.
Struktur Ekonomi Kaltim Masih Didominasi Tambang
Dari sisi struktur ekonomi, pertambangan dan penggalian masih menjadi tulang punggung utama dengan kontribusi terbesar sebesar 33,45 persen.
Disusul oleh:
- Industri pengolahan: 19,39 persen
- Konstruksi: 11,65 persen
- Pertanian, kehutanan, dan perikanan: 9,49 persen
- Perdagangan besar dan eceran: 8,49 persen
Meski demikian, sektor usaha makan minum mulai menunjukkan peran yang semakin signifikan dalam pertumbuhan ekonomi daerah.
Perdagangan hingga Transportasi Jadi Penyumbang Terbesar
Dari sisi sumber pertumbuhan ekonomi, sektor perdagangan besar dan eceran menjadi penyumbang terbesar dengan andil 0,98 persen, diikuti industri pengolahan sebesar 0,60 persen, serta transportasi dan pergudangan sebesar 0,34 persen.
Sementara itu, sektor tambang kembali tercatat memberi andil negatif terhadap pertumbuhan ekonomi sebesar 0,53 persen.




