Sutadi menutup sambutannya dengan pesan kuat.
“Dari Balikpapan untuk Indonesia Tangguh. Cinta Tanah Air dan setia pada Pancasila," ujarnya.
Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa penguatan bela negara perlu dimulai dari tingkat lokal—melibatkan masyarakat, pemerintah daerah, dan dunia pendidikan.
Melalui pelatihan ini, pemerintah berharap muncul kader-kader ormas yang mampu menjadi contoh di lingkungannya.
Selain menjaga keamanan dan ketertiban, mereka diharapkan memiliki kemampuan menangkal berbagai ancaman yang dapat mengganggu stabilitas daerah maupun nasional.
Upacara pembukaan ini sekaligus menjadi momentum mempererat sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam menjaga ketahanan nasional—sebuah langkah penting di tengah tantangan kebangsaan yang semakin kompleks. (adv)
Tag



