Arus Publik

Tepuk Sakinah di Samarinda: Banyak Pasangan Sudah Hafal Sebelum Datang ke KUA

Bukan dilakukan pada saat akad yaa....

by:
Lisa
Minggu, 26 Oktober 2025 13:44

KUA - KUA Sungai Pinang Samarinda/ HO to Arusbawah.co

ARUSBAWAH.CO - Fenomena Tepuk Sakinah yang sempat viral di media sosial ternyata bukan sekadar hiburan dalam bimbingan perkawinan.

Di balik irama sederhana dan tepukan berirama itu, tersimpan pesan mendalam tentang bagaimana membangun rumah tangga yang kokoh, penuh kasih, dan saling menghargai.

Di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sungai Pinang, Samarinda, Tepuk Sakinah ini sudah digunakan sebagai ice breaking dalam pelatihan calon pengantin.

Lagu tersebut diciptakan agar para peserta lebih mudah memahami lima pilar utama keluarga Sakinah, yaitu:

  1. Prinsip berpasangan
  2. Janji yang kokoh (mitsaqan ghaliza)
  3. Saling cinta dan menjaga
  4. Saling ridha
  5. Musyawarah

Gagasan ini lahir dari diskusi para ahli psikologi keluarga dan hukum Islam, lalu dikemas dengan cara yang ringan dan menyenangkan.

Bukan Untuk Akad, Tapi Untuk Pembinaan

Penghulu KUA Sungai Pinang, Andi Imran Paturusi, menjelaskan bahwa Tepuk Sakinah bukan ritual wajib, apalagi untuk prosesi akad nikah.

“Kementerian Agama pusat sudah mengimbau agar tepuk itu tidak dinyanyikan saat akad. Akad adalah perjanjian suci, jadi konteksnya harus dijaga,” ujarnya, Sabtu (25/10/2025).

Tag

MORE