Ia juga menegaskan perlunya memperkuat peran BUMD sebagai sumber PAD.
Meskipun telah menerima penyertaan modal, kontribusi BUMD dinilai masih harus ditingkatkan.
Ananda memastikan bahwa DPRD akan memperkuat fungsi pengawasan, terutama terkait manajemen, struktur organisasi, serta kelayakan bisnis di setiap perusahaan daerah.
“Kalau modal yang diberikan besar dan hasilnya juga besar untuk daerah, tentu tidak masalah. Namun semuanya harus jelas, perencanaannya, kelayakan usahanya, dan berapa pendapatan yang masuk untuk Kalimantan Timur,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa optimalisasi pajak daerah, pengelolaan BLUD, dan pemanfaatan aset juga perlu terus diperkuat untuk memperbesar PAD.
“Kami berharap kontribusi fiskal daerah meningkat sejalan dengan membaiknya kinerja BUMD dan SKPD,” pungkasnya.
(adv)
Tag



