Sugiyono mengaku optimistis melihat banyaknya karya yang masuk dalam kompetisi tersebut.
Menurut dia, hal itu menunjukkan bahwa nilai-nilai kebangsaan masih mendapat tempat di kalangan generasi muda.
"Anak-anak muda sudah membuktikan bahwa nasionalisme tidak kuno. Dengan kreativitas digital yang mereka miliki, pemikiran Bung Karno justru menjadi semakin relevan," ujar Sugiyono.
Usai penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi publik.
Forum itu menjadi ruang bagi masyarakat dan anak muda untuk menyampaikan pandangan mereka mengenai arah pembangunan Samarinda dan Kaltim ke depan.
Sugiyono Janji Bawa Aspirasi Masyarakat ke DPRD Kaltim
Di akhir sambutan, Sugiyono menegaskan dirinya membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi.
Berbagai masukan yang muncul dalam sarasehan tersebut, kata dia, akan dibawa ke DPRD Kaltim.
"Aspirasi yang disampaikan hari ini akan saya bawa dalam kerja-kerja legislatif agar kebijakan yang dibuat benar-benar berpihak kepada rakyat kecil sesuai semangat Marhaenisme yang diajarkan Bung Karno," kata Sugiyono.
(wan)
- Naskah Akademik CELIOS: Investasi Asing Dominasi Pendanaan Startup Digital Indonesia selama Satu Dekade
- Pergub dan NPHD Jadi Dasar Perubahan RAB Hibah LPTQ Kaltim, Ini Penjelasan Kabiro Kesra Dasmiah
- Menhub dan PTB yang Pernah Dimeja Hijaukan (Part 2): PTTUN Jakarta Balikkan Putusan PTUN, Surat Rekomendasi Tarif STS Muara Berau Dinyatakan Batal
Tag




