Karena beasiswa Gratispol menanggung SPP ribuan mahasiswa UWGM, maka kampus kini kehilangan sumber pemasukan utama selama dana itu belum ditransfer Pemprov.
“Swasta itu mati hidup dari mahasiswa. Enggak ada subsidi dari pemerintah. Kalau kampus negeri kan gaji dosen dari APBN, listrik pun sudah ada anggarannya. Tapi di swasta, kalau SPP belum masuk, ya cash flow langsung terganggu,” ujarnya.
Suyanto juga menyoroti bahwa beasiswa Gratispol hanya menanggung biaya SPP mahasiswa, tidak termasuk biaya pengembangan atau fasilitas kampus.
Padahal, kampus swasta harus tetap membiayai kebutuhan dasar seperti bayar listrik, perawatan gedung, dan pembelian alat perkuliahan hingga pembayaran gaji dosen.
“Kalau tidak ada uang, ya enggak bisa berkembang. Mau bayar listrik, beli fasilitas, itu semua dari uang gedung dan SPP. Jadi ketika dana Gratispol belum cair, kampus betul-betul harus bertahan hidup dari cadangan seadanya,” tegasnya.
Hingga kini, UWGM pun belum mendapat informasi pasti kapan dana Gratispol akan ditransfer.
“Harusnya Oktober ini sudah cair, tapi sampai hari ini belum ada kabar sama sekali dari Pemprov,” pungkasnya.
(wan)
- Peluncuran Gratispol Perumahan, Ini Cara Warga Bisa Dapat Bantuan Rp 10 Juta untuk Administrasi KPR! Verifikasinya di Bank - Developer
- Rincian Rupiah Diterima Kampus untuk Gratispol Pendidikan! Tiga Kampus On Top untuk Pagu Anggaran
- Gratispol Pendidikan 2025: Kuota 30.865, Sejumlah 11.513 Dinyatakan Lolos! Sisanya Tunggu Pengumuman Pemprov
Tag




