“Secara umum cash flow kami tertahan. Harusnya di awal tahun akademik sudah ada penerimaan dari tuition fee mahasiswa yang kini dikonversi ke bantuan Gratispol. Jadi, selama beberapa bulan terakhir, penerimaan itu harus kita tunda dulu,” jelasnya.
Meski begitu, Abdunnur menegaskan kegiatan akademik di Unmul tidak sampai terhenti.
Kuliah, penelitian, dan program kampus tetap berjalan, meskipun sebagian program pengembangan harus diatur ulang menunggu kepastian dana.
“Belum cairnya bantuan Gratispol tentu berpengaruh, tapi kita tidak menunggu. Aktivitas kampus tetap berjalan dengan dana yang tersedia. Kami hanya berharap Pemprov segera mempercepat proses transfer agar tidak mengganggu stabilitas keuangan universitas,” kata Abdunnur.
UWGM: Kampus Swasta Menunda Penelitian dan Bertahan Hidup dari SPP
Berbeda dengan Unmul yang masih ditopang dana pusat, kampus swasta seperti Universitas Widyagama Mahakam (UWGM) juga menghadapi tekanan fiskal, akibat belum cairnya dana Gratispol.
Wakil Rektor UWGM, Suyanto, mengungkapkan keterlambatan pencairan Gratispol membuat kampusnya harus menunda sejumlah kegiatan penting, termasuk penelitian dan pengabdian masyarakat.
“Kita menunda beberapa kegiatan yang harusnya sudah jalan di awal semester. Anggarannya kita alihkan dulu ke pembiayaan rutin seperti gaji dosen dan operasional kampus,” jelas Suyanto.
UWGM, kata dia, tidak memiliki dana cadangan sebesar kampus negeri seperti Unmul.
Semua kebutuhan operasional murni bergantung pada pembayaran SPP mahasiswa.
Tag



