Dua hal itu dinilai menjadi modal penting untuk mengikuti proses perkuliahan di Mesir.
Kementerian Agama Minta Pelajar Kaltim Manfaatkan Peluang Kuliah di Al-Azhar Kairo
Sementara itu, Direktur Penerangan Agama Islam Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama RI Muchlis Muhammad Hanafi mengapresiasi komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur yang mulai membuka akses lebih luas bagi pelajar untuk melanjutkan pendidikan ke Universitas Al-Azhar Kairo.
Menurut Muchlis, peluang tersebut seharusnya dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh pelajar di Kaltim.
"Kesempatan ini harus dimanfaatkan anak-anak Kaltim untuk melanjutkan pendidikan di Mesir, khususnya Universitas Al-Azhar Kairo," katanya.
Ia berharap semakin banyak putra-putri Kaltim yang memilih melanjutkan studi di Al-Azhar.
Sebab, menurutnya, perguruan tinggi itu telah lama dikenal melahirkan ulama moderat, akademisi, guru, dosen, hingga cendekiawan yang memberi kontribusi bagi masyarakat.
"Lulusan Universitas Al-Azhar Kairo menjadi ulama dan cendekiawan moderat, pendakwah yang membawa nilai-nilai Islam, serta tokoh intelektual yang memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat," ujarnya.
Sosialisasi Pendidikan Universitas Al-Azhar Kairo itu dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur Sri Wahyuni, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kaltim Dasmiah, Analis Kebijakan Kementerian Agama RI Helmi Saltian, jajaran LPTQ Kaltim, Kepala Dinas Pariwisata Kaltim M. Faisyal, jajaran Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur, serta ratusan guru dan pelajar dari sejumlah sekolah dan madrasah di Samarinda.
(wan)
Tag




