Tak ada sekat antara narasumber dan warga.
Moderator Syaiful beberapa kali harus mengatur jalannya diskusi karena antusiasme warga yang ingin menyampaikan pendapat.
Wahyu Setyono dan Hariono, dua narasumber yang hadir, mencoba menjelaskan isi perda dengan bahasa yang lebih membumi.
Bukan sekadar pasal, tapi bagaimana aturan itu bisa dirasakan dalam kehidupan sehari-hari.
Obrolan pun melebar. Dari soal sekolah, peran orang tua, hingga tantangan mendidik anak di era digital. Ada yang bicara soal akses pendidikan, ada pula yang menyinggung perubahan perilaku generasi muda.
Semua terasa dekat.
Didik tidak menutup mata pada persoalan itu. Ia justru mengajak warga melihatnya sebagai tanggung jawab bersama.
“Pemerintah tidak bisa sendiri. Keluarga dan lingkungan punya peran besar,” ujarnya.
Tag



