Arus Publik

Seno Aji Dorong Kerukunan, Data Ungkap Tantangan Umat Hindu di Kukar

Nyepi di Kukar: Antara Makna Sakral dan Realita Sosial Umat

Senin, 6 April 2026 12:30

Foto: Acungkan jempol ke kamera, Wagub Seno Aji foto bareng wartawan usai gelaran perayaan Nyepi di Pura Paso Pati, Kutai Kartanegara/Ho to Arusbawah.co

ARUSBAWAH.CO -  Hari Raya Nyepi kerap dimaknai sebagai momentum penyucian diri dan alam.

Tapi di Kutai Kartanegara (Kukar), makna itu terasa lebih kompleks.

Bukan cuma soal hening dan ritual, tapi juga tentang seberapa jauh umat masih terlibat, dan sejauh mana negara benar-benar hadir.

Rangkaian Nyepi dan Makna Penyucian Diri

Nyepi adalah penanda Tahun Baru Saka dalam kalender umat Hindu.

Rangkaian ritualnya panjang dimulai dari Melasti, Mecaru, Pengerupukan, lalu puncaknya Nyepi, hingga ditutup Ngembak Geni.

Semua proses itu pada dasarnya untuk membersihkan diri, lahir dan batin, sebelum masuk ke tahun yang baru.

Saat Nyepi tiba, umat Hindu menjalankan Catur Brata Penyepian.

Tidak keluar rumah, tidak bekerja, tidak menyalakan api, juga tidak mencari hiburan.

Suasana benar-benar dibuat sunyi.

Di situlah ruang refleksi dibuka semacam evaluasi diri, meditasi, sampai dibuat reset hidup.

 

Tag

MORE