Ia menegaskan ini bukan soal nama kandidat, tetapi soal harga diri.
“Ini tentang harga diri fraksi dan mandat rakyat. PKB mewakili enam dapil di Kaltim. Aneh, dari tujuh fraksi hanya kami yang tidak diberi akses informasi.”
Dia juga menyebut ketua Komisi I sedang sakit selama proses berlangsung, namun menurutnya alasan itu tidak dapat dijadikan pembenar pengabaian struktur.
Jawaban Pimpinan DPRD dan Peluang Revisi Seleksi KPID
Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud, mengakui adanya kelemahan komunikasi dalam proses seleksi KPID itu.
Menurutnya, absennya Ketua Komisi I dari PKB selama lebih dari lima bulan menjadi faktor utama tak adanya keterwakilan fraksi itu dalam seleksi.
“Mungkin keterwakilan PKB belum terpenuhi karena ketuanya sakit dan tidak hadir dalam proses pemilihan,” katanya saat dikonfirmasi wartwan di hari yang sama.
Meski begitu, ia membuka peluang evaluasi.
“Kalau memang sesuai aturan bisa dianulir, ya bisa saja. Kita bicarakan lagi di Komisi I," lanjutnya.
Bahkan opsi gugatan turut ia singgung.
“Kalau memang harus digugat, juga boleh saja. Semua mekanisme terbuka,” ucapnya.




