Progres Fisik Dikebut, Mebel Belum Tiba
Saat ditemui di sela pengerjaan, Adit, selaku penanggung jawab konstruksi, mengatakan pihaknya telah ditunjuk oleh Dinas PUPR Kaltim untuk merehabilitasi seluruh fasilitas.
"Kami siapkan empat asrama, empat ruang kelas, ruang kepala sekolah, ruang makan, dapur, ruang rapat, dan seluruh toilet serta mebel," ujar Adit, Senin (7/7/2025).
Ia menambahkan bahwa mebel seperti ranjang bertingkat, meja belajar, dan lemari masih dalam tahap produksi oleh rekanan pusat di Jakarta.
“Begitu sampai, langsung kami pasang. Untuk pekerjaan sipil, kami pastikan tidak mengganggu saat siswa mulai masuk karena hanya dikerjakan di sisi luar,” jelasnya.
Tiga Gedung Dipinjamkan BPMP untuk Sekolah Rakyat
Dikonfirmasi terpisah, Kepala BPMP Kaltim, Sujarwo, mengatakan tiga gedung telah dipinjamkan untuk program Sekolah Rakyat, yakni Gedung P, O, dan D (disamakan dengan sebutan Gedung 1, 2, dan 3).
“Ini diskresi kami karena masih menunggu arahan pusat. Prinsip kami, membantu tapi tidak boleh terganggu,” katanya.
Total terdapat 12 ruangan yang dimanfaatkan untuk asrama siswa, kelas, ruang penjaga, dan ruang makan dua lantai.
Fasilitas pendukung milik BPMP seperti laboratorium komputer, perpustakaan buku, klinik kesehatan, dan aula olahraga juga bisa digunakan oleh siswa, asalkan tidak sedang digunakan pihak BPMP.
“Fasilitas itu milik negara. Kalau sedang tidak kami pakai, silakan digunakan. Tapi kalau berbenturan dengan jadwal kami, ya tidak bisa,” tegas Sujarwo.
Untuk asrama guru, BPMP telah menyiapkan cadangan ruangan yang dapat menampung 8 hingga 12 orang, apabila nantinya terdapat guru yang diasramakan.
“Kalau memang tidak cukup, sebagian mungkin berbagi ruang dengan siswa. Tapi kami upayakan tetap sesuai standar kontrak,” tutupnya.
(wan)

Tag




