Ia berharap seluruh pemerintah daerah bisa berkomitmen agar program ini tidak hanya tepat sasaran tetapi juga benar-benar memberikan dampak positif.
Ia juga menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh, terutama terkait efektivitas dan penyesuaian anggaran.
"Harga di setiap daerah beda-beda. Kalau di Kaltim Rp17.000 cocok, ya mungkin di Papua atau daerah lain harus disesuaikan lagi," jelas Sarkowi.
Ia optimis, dengan kolaborasi yang baik, program ini bisa menjadi solusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
"Harapannya, DPRD Kaltim juga akan membahas alokasi anggaran ini lebih detail. Kalau memang Rp17.000 sudah oke, ya kita support. Tapi yang penting, program ini benar-benar bergizi, bukan sekadar nama makan gratis," pungkasnya. (wan)
Tag



