Arus Publik

SPMB

Samarinda Sediakan 14.512 Kursi SMP, Tapi Ribuan Siswa Tetap Berebut Sekolah Favorit

ILUSTRASI - Salah satu SMP Negeri di Samarinda/IST

Untuk mengurangi penumpukan peserta didik, Disdikbud membagi layanan SPMB SMP ke dalam empat rayon berdasarkan wilayah kecamatan.

Hasil pemetaan menunjukkan seluruh rayon sebenarnya memiliki daya tampung lebih besar dibanding jumlah lulusan SD di wilayah masing-masing.

Di Rayon 1 yang meliputi Kecamatan Samarinda Seberang, Loa Janan Ilir, dan Palaran, tersedia 2.999 kursi untuk 2.936 lulusan SD, sehingga masih tersisa 63 kursi.

Kemudian Rayon 2 yang mencakup Kecamatan Samarinda Kota, Samarinda Ilir, dan Sambutan memiliki 3.305 kursi untuk 2.890 lulusan SD, atau surplus 415 kursi.

Selanjutnya Rayon 3, meliputi Kecamatan Samarinda Utara dan Sungai Pinang, menyediakan 3.514 kursi bagi 3.074 lulusan SD, sehingga menyisakan 440 kursi.

Sementara Rayon 4 yang melayani Kecamatan Samarinda Ulu dan Sungai Kunjang menjadi wilayah dengan kapasitas terbesar.

Di rayon ini tersedia 4.628 kursi untuk 4.179 lulusan SD, sehingga masih terdapat 449 kursi yang belum terisi.

Pemerataan Dimulai Sejak Jenjang SD

Upaya pemerataan juga dilakukan pada jenjang sekolah dasar.

Untuk SPMB SD tahun ajaran 2026/2027, Disdikbud membagi wilayah layanan menjadi 10 zona agar penyebaran peserta didik lebih merata sejak pendidikan dasar.

Secara keseluruhan, tersedia sekitar 17 ribu kursi SD yang tersebar di 587 rombongan belajar (rombel).

Rinciannya, sekolah negeri menyediakan 12.123 kursi melalui 421 rombel, sedangkan sekolah swasta menyiapkan 4.877 kursi melalui 166 rombel.

Pembagian zona dilakukan berdasarkan sebaran penduduk dan kedekatan akses menuju sekolah.

Tag

MORE