Arus Publik

Samarinda Incar Tuan Rumah AFF U-17 2026, Stadion Segiri Diverifikasi PSSI

by:
Lisa
Kamis, 19 Februari 2026 21:5

STADION - Stadion Segiri Samarinda/ HO to Arusbawah.co

ARUSBAWAH.CO -  Kota Samarinda masuk radar calon tuan rumah Piala AFF U-17 yang dijadwalkan berlangsung pada April 2026 mendatang.

Namun, peluang tersebut belum final dan masih bergantung pada hasil verifikasi teknis dari PSSI.

Saat ini, proses penentuan tuan rumah masih dalam tahap evaluasi.

Sejumlah aspek dinilai, mulai dari kelayakan stadion, kesiapan fasilitas pendukung, hingga kemampuan daerah dalam menggelar ajang bertaraf internasional.

Stadion Segiri Diusulkan, Palaran Jadi Opsi Pendukung

Samarinda mengajukan Stadion Segiri sebagai venue utama.

Sementara Stadion Utama Kaltim Palaran disiapkan sebagai stadion pendukung.

Namun persaingan tak mudah.

Kota Balikpapan juga masuk pertimbangan dengan mengusung Stadion Batakan yang dikenal memiliki fasilitas lebih modern.

Kepala Disporapar Samarinda, Muslimin, menyampaikan bahwa komunikasi dengan PSSI telah dilakukan. Bahkan tim verifikasi sudah turun langsung mengecek kondisi stadion dan fasilitas pendukung.

“Kami sudah berkoordinasi dengan PSSI, dan tim juga sudah melihat langsung kondisi stadion serta fasilitas pendukung,” ujarnya, Kamis (19/2/2026).

 

Penentuan Tuan Rumah Tunggu Hasil Verifikasi

Muslimin menegaskan, keputusan sepenuhnya berada di tangan PSSI.

Penilaian tidak hanya berfokus pada stadion, melainkan kesiapan penyelenggaraan secara menyeluruh.

“Penilaiannya tidak hanya stadion, tapi juga kesiapan secara keseluruhan. Hasil verifikasi itu yang menentukan,” jelasnya.

Standar yang dinilai mencakup aspek keamanan, aksesibilitas, transportasi, akomodasi, hingga fasilitas penunjang lainnya.

Hal ini penting karena AFF U-17 bukan sekadar turnamen regional, tetapi agenda sepak bola Asia Tenggara yang menyedot perhatian internasional.

Ia mengakui masih ada sejumlah catatan yang harus dilengkapi agar Samarinda benar-benar dinyatakan layak.

“Tentu ada beberapa hal yang harus kita lengkapi. Kita masih menunggu hasil penilaian, apakah sudah memenuhi atau perlu pembenahan,” katanya.

Momentum Strategis bagi Samarinda

Jika lolos sebagai tuan rumah, Samarinda berpeluang naik kelas sebagai kota penyelenggara event internasional.

Dampaknya bukan hanya pada sektor olahraga, tetapi juga ekonomi dan pariwisata.

Kehadiran tim, ofisial, dan suporter dari berbagai negara Asia Tenggara diperkirakan mampu mendongkrak okupansi hotel, restoran, serta sektor transportasi lokal.

Namun peluang besar ini juga membawa konsekuensi.

Jika gagal memenuhi standar, Samarinda bisa kembali tertinggal dalam perebutan event nasional maupun internasional, apalagi dengan persaingan dari Balikpapan yang dinilai lebih siap dari sisi infrastruktur stadion.

“Kami siap jika dipercaya, tapi tentu harus memenuhi semua syarat yang ditetapkan,” tegas Muslimin.

Saat ini proses masih berada di tahap verifikasi. Jika dinyatakan layak, Samarinda berpeluang menjadi pusat perhatian sepak bola Asia Tenggara pada 2026.

Jika tidak, kesempatan tersebut bisa beralih ke daerah lain yang dinilai lebih siap. (isa)


 
 

Tag

MORE