Selain Beasiswa Madani, Pupuk Kaltim juga menjalankan program Beasiswa Pupuk Kaltim Peduli Pendidikan (PKTPP) yang menyasar pelajar Bontang mulai dari tingkat SD hingga perguruan tinggi. Kedua program tersebut dirancang secara berjenjang, terstruktur, dan saling melengkapi.
“Kami berharap para penerima memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin agar tumbuh menjadi generasi cerdas, berintegritas, dan mampu memberi kontribusi bagi pembangunan daerah,” tambahnya.
Apresiasi dari BAZNAS RI dan Pemkot Bontang
Kepala Divisi Penyaluran BAZNAS RI, Ajat Sudrajat, menilai pengelolaan zakat oleh UPZ Pupuk Kaltim telah melampaui fungsi distribusi, dengan membangun intervensi terukur di sektor pendidikan.
“Beasiswa Madani sejalan dengan konsep pembangunan manusia berkelanjutan yang menjadi fokus BAZNAS. Ini contoh praktik baik pengelolaan zakat korporasi,” ungkap Ajat.
Apresiasi serupa disampaikan Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, yang menyebut kontribusi Pupuk Kaltim sebagai bentuk sinergi penting antara pemerintah dan dunia industri dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
“Membangun daerah bukan hanya tugas pemerintah. Program seperti ini perlu terus diperkuat karena memberi dampak langsung bagi masa depan generasi Bontang,” ujar Neni. (adv)
Tag



