ARUSBAWAH.CO - Sejumlah kabupaten dan kota di Kalimantan Timur (Kaltim) tercatat menaikkan belanja pegawai pada 2026, meski pemerintah pusat telah memangkas Transfer ke Daerah (TKD).
Namun, berbanding terbalik dengan Kota Bontang yang justru memangkas belanja pegawainya pada 2026 ini.
Balikpapan Naikkan Belanja Pegawai pada 2026
Salah satu contoh daerah yang menaikkan belanja pegawai adalah Kota Balikpapan.
Pada 2026, Balikpapan menaikkan belanja pegawai sebesar 7,56 persen, atau hampir Rp100 miliar dibanding tahun sebelumnya pada 2025.
Hal itu tercatat dalam Data Portal Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang dihimpun redaksi Arusbawah.co pada Selasa, (3/2/2026).
Kenaikan belanja pegawai Balikpapan terjadi di tengah kebijakan pengetatan anggaran dari pemerintah pusat.
Bontang Ambil Langkah Berbeda dengan Memangkas Belanja Pegawai
Namun, Kota Bontang justru mengambil langkah berbeda dengan menurunkan belanja pegawainya.
Belanja pegawai sendiri merupakan anggaran untuk membayar hak pegawai pemerintah, seperti gaji PNS dan PPPK, tunjangan jabatan dan kinerja, honorarium ASN, hingga iuran pensiun dan jaminan sosial.
Singkatnya, belanja itu digunakan untuk membayar orang-orang yang bekerja di pemerintahan.




