Arus Publik

ARUS DATA

Saat Balikpapan Naikkan Anggaran Pegawai, Bontang Justru Pangkas Hingga Rp172 Miliar

Selasa, 3 Februari 2026 17:54

Ilustrasi penurunan sejumlah belanja daerah Kota Bontang pada 2026 bersumber DJPK Kemenkeu/Ilustrasi oleh tim AI Arusbawah.co

Pemangkasan pos belanja pegawai di Bontang tidak berdiri sendiri.

Akibat efisiensi dan pemotongan TKD pada 2026, seluruh pos belanja daerah Kota Bontang ikut dipangkas, mulai dari belanja pegawai, belanja barang dan jasa, belanja modal, hingga belanja lainnya.

TKD Kota Bontang Dipangkas Hampir 45 Persen

TKD Kota Bontang sendiri mengalami pemangkasan drastis oleh pemerintah pusat.

Pada 2026, TKD Bontang dipotong sebesar Rp849,39 miliar, atau turun 44,93 persen.

Padahal pada 2025, TKD Kota Bontang masih berada di angka Rp1.890,56 triliun, sebelum menyusut menjadi Rp1.041,17 triliun pada 2026.

Belanja Pegawai Bontang Turun Rp172 Miliar pada 2026

Lebih lanjut, DJPK mencatat, belanja pegawai Kota Bontang pada 2025 sebesar Rp863,79 miliar.

Namun pada 2026, belanja pegawai dipangkas menjadi Rp692,09 miliar.

Artinya, terjadi penurunan Rp172 miliar atau turun sekitar 19,88 persen.

Belanja Barang dan Jasa Ikut Dipangkas

Selain belanja pegawai, Pemkot Bontang juga memangkas belanja barang dan jasa.

Data yang direkap redaksi, belanja barang dan jasa Kota Bontang pada 2025 tercatat sebesar Rp1.087,49 triliun, lalu turun menjadi Rp788,49 miliar pada 2026.

Selisih penurunannya mencapai Rp299 miliar, atau 27,49 persen.

Tag

MORE