ARUSBAWAH.CO - PT BPD Kaltim Kaltara (Bankaltimtara) resmi menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Lainnya Tahun 2026 pada 23 April 2026.
Forum strategis ini dihadiri Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud dan Gubernur Kalimantan Utara Zainal Arifin Paliwang, serta seluruh pemegang saham dari pemerintah daerah se-Kaltim dan Kaltara.
RUPS ini menjadi tahap final dalam proses panjang pengisian jabatan strategis di tubuh Bankaltimtara, sekaligus memperkuat tata kelola perusahaan (good corporate governance) di tengah dinamika bisnis perbankan yang terus berkembang.
Proses Seleksi Direksi Dilakukan Terbuka dan Profesional
Pengisian jabatan penting seperti Direktur Utama, Direktur Kredit, serta Direktur Operasional & Manajemen Risiko telah melalui mekanisme terbuka sejak RUPS sebelumnya pada 14 Agustus 2025.
Proses seleksi dilakukan secara transparan oleh Dewan Komisaris bersama Komite Remunerasi dan Nominasi (KRN), dengan menggandeng lembaga independen Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia.
LPPI melaksanakan seluruh tahapan mulai dari:
- Pembukaan pendaftaran
- Seleksi administrasi
- Asesmen kandidat
Selanjutnya, kandidat terpilih menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) oleh Otoritas Jasa Keuangan sebelum diputuskan dalam RUPS 2026.
Daftar Pengurus Baru Bankaltimtara 2026
Dalam RUPS tersebut, pemegang saham resmi menetapkan jajaran pengurus baru sebagai berikut:
Direksi
- Direktur Utama: Romy Wijayanto
- Direktur Kredit: Viky Pujo Rahmanto
- Direktur Operasional & Manajemen Risiko: Yenny Israwati
- Direktur Bisnis & Syariah: Muhammad Edwin
- Direktur Kepatuhan & Human Capital: Abdul Haris Sahilin
Dewan Komisaris
- Komisaris Utama Independen: Achmad Syamsudin
- Komisaris Independen: Eny Rochaida
- Komisaris Independen: Bela Barus
- Komisaris Non Independen (Pemprov Kaltim): Sri Wahyuni
Sementara itu, Denny Harianto diusulkan sebagai Komisaris Non Independen perwakilan Kalimantan Utara dan masih menunggu proses uji kelayakan dari OJK.
Dewan Pengawas Syariah
- Calon Ketua: Bambang Iswanto
- Calon Anggota: Muhammad Iswadi
- Calon Anggota: Taufik Hidayat
(*berlaku efektif setelah memenuhi persyaratan administratif dan hasil fit and proper test)
Komitmen Perkuat Good Corporate Governance
Manajemen Bankaltimtara menegaskan bahwa seluruh proses pengisian jabatan dilakukan dengan mengedepankan prinsip:
- Transparansi
- Akuntabilitas
- Independensi
- Kewajaran
Langkah ini dinilai penting untuk memastikan perusahaan memiliki kepengurusan yang kompeten dan berintegritas dalam mendukung pertumbuhan bisnis serta pembangunan daerah.
Di sisi lain, operasional dan layanan kepada masyarakat tetap berjalan normal selama proses berlangsung.
Komposisi Modal: Kaltim Dominan, Kaltara Perkuat Sinergi
Struktur kepemilikan modal Bankaltimtara menunjukkan sinergi kuat antar daerah di Kalimantan.
Wilayah Kalimantan Timur (86,39%)
Kontributor terbesar berasal dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dengan porsi 64,07%, disusul:
- Kutai Kartanegara (7,49%)
- Berau (3,82%)
- Paser (2,49%)
- Balikpapan (1,88%)
- Bontang (1,68%)
- Kutai Timur (1,67%)
- Kutai Barat (1,38%)
- Samarinda (0,82%)
- Penajam Paser Utara (0,72%)
- Mahakam Ulu (0,38%)
- Wilayah Kalimantan Utara (13,61%)
Kontribusi Kaltara terdiri dari:
- Pemprov Kaltara (3,45%)
- Malinau (3,87%)
- Bulungan (3,14%)
- Tana Tidung (1,26%)
- Nunukan (0,97%)
- Tarakan (0,91%)
Bankaltimtara Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah
Dengan struktur pengurus baru dan dukungan modal dari seluruh pemegang saham, Bankaltimtara menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis pembangunan daerah di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.
Ke depan, perusahaan akan terus memperkuat fondasi kelembagaan dan meningkatkan layanan kepada masyarakat serta pelaku usaha. (red)
- BREAKING NEWS: Romy Wijayanto Jadi Dirut Bankaltimtara, Dipilih Aklamasi dalam RUPS
- Yenni Eviliana Wanti-wanti Pinjaman Rp820 Miliar Kukar, Minta Pengawasan Diperketat
- Terseret Soal PT Hasamin dan Kredit Jumbo, Hasanuddin Mas’ud Bantah Keras: 'Kalau Benar, Pasti Saya Sudah Dipanggil'
- Rp10 Triliun Ditarget, Rp8,6 Triliun Terkumpul, Sekda Sri Wahyuni Akui Tambang Ikut Seretkan PAD




