ARUSBAWAH.CO - Ucapan Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, soal adiknya, Hijrah Mas’ud, yang ia samakan dengan Hashim Djojohadikusumo, adik presiden Prabowo Subianto, berbuntut reaksi dan komentar dari partai di luar Golkar.
Pernyataan Rudy itu direspon kader Partai Gerindra yang juga anggota DPRD Kaltim fraksi Gerindra.
Tiga kader Gerindra di karang paci, menilai ucapan Rudy Mas’ud sudah menyinggung etika publik hingga dianggap sebagai bentuk penghinaan.
Sejumlah kader bahkan meminta gubernur segera mengklarifikasi dan menarik ucapannya.
Pernyataan Rudy Mas’ud Soal TAGUPP dan Peran Hijrah Mas’ud
Pernyataan Gubernur Rudy Mas’ud keluar saat gelaran konferensi pers di Hotel Claro Pandurata, Samarinda, Kamis (23/4/2026).
Di hadapan wartawan, ia menjelaskan posisi adiknya Hijrah Mas’ud di Tim Ahli Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TAGUPP).
Ketua DPD Golkar itu menyebut, keberadaan TAGUPP serupa dengan perangkat pendukung presiden, seperti staf ahli atau staf khusus.
“TAGUPP ini kira-kira dalam sistem pemerintahan presiden itu seperti staf ahli, staf khusus. Itu adalah hak prerogatif presiden, tidak bisa kita campuri. TAGUPP juga demikian,” kata Rudy kepada awak media.
Rudy Mas’ud menyebut, penunjukan Hijrah Mas’ud didasari kepercayaan pribadi.
Ia menyebut peran adiknya Hijrah Mas’ud sudah terbangun sejak awal pemilihan legislatif hingga pemilihan gubernur di 2024 lalu.
“Memang hijrah itu adik saya. Dari proses di DPRD sampai saya terpilih jadi gubernur, dia selalu mendampingi. Karena saya kadang berada di Jakarta,” ujarnya.
Rudy Mas'ud lalu menjelaskan alasan di balik kehadiran Hijrah Mas’ud dalam lingkar kerjanya.
Ia menyebut ada hal-hal yang tidak bisa diwakilkan orang lain dalam struktur pemerintahan.
“Misalnya logistik, atau mandat-mandat tertentu, atau menemui pihak-pihak yang kami perintahkan. Hijrah bisa menggantikan saya,” katanya.
Tag



