Arus Publik

RTRW Samarinda 2023–2042

RTRW Samarinda 2023-2040 Perkuat Peran Bandara APT Pranoto sebagai Simpul Transportasi Regional

Proyeksi Bandara APT Pranoto di RTRW Samarinda 2023-2040

BANDARA - Bandara APT Pranoto diproyeksikan memperkuat jaringan transportasi regional Kaltim dalam RTRW Samarinda 2023-2040/ Foto: Diskominfo Kaltim

ARUSBAWAH.CO - Pemerintah Kota Samarinda menetapkan Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto sebagai bagian penting dalam sistem transportasi udara daerah melalui Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Samarinda Tahun 2023-2042.

Penetapan tersebut tertuang dalam Peraturan Daerah Kota Samarinda Nomor 7 Tahun 2023.

Dalam dokumen itu, Bandara APT Pranoto yang berada di Kelurahan Sungai Siring, Kecamatan Samarinda Utara, ditetapkan sebagai bandar udara pengumpul skala pelayanan sekunder. 

Perkuat Konektivitas Regional Kalimantan Timur

Status bandar udara pengumpul menunjukkan bahwa APT Pranoto memiliki peran strategis sebagai simpul transportasi yang melayani pergerakan penumpang dan barang dalam skala regional.

Keberadaan bandara ini mendukung konektivitas Samarinda dengan berbagai daerah di Kalimantan maupun kota-kota besar lainnya di Indonesia. 

Posisi tersebut juga memperkuat peran Samarinda sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Timur sekaligus daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). 

Pengembangan Bandara Masuk Program RTRW 20 Tahun

RTRW Samarinda 2023-2042 tidak hanya menetapkan fungsi bandara, tetapi juga mengatur arah pengembangannya selama dua dekade ke depan.

Beberapa program yang direncanakan meliputi pemeliharaan dan pemenuhan sarana-prasarana Bandara APT Pranoto, pengembangan akses menuju kawasan bandara, hingga perlindungan ruang udara melalui pengendalian Kawasan Keselamatan Operasional Penerbangan (KKOP).

Program-program tersebut tercantum dalam rencana perwujudan sistem transportasi kota hingga tahun 2042.

Terintegrasi dengan Rencana Jaringan Kereta Api

Dokumen RTRW juga menunjukkan arah pengembangan transportasi yang lebih terintegrasi.

Salah satunya melalui rencana jaringan kereta api yang akan menghubungkan sejumlah kawasan di Samarinda dan Kalimantan Timur.

Dalam rencana tersebut, kawasan APT Pranoto masuk sebagai lokasi pengembangan stasiun kereta api penumpang. 

Kehadiran stasiun di area bandara berpotensi mendukung integrasi moda transportasi udara dan kereta api untuk meningkatkan mobilitas masyarakat serta distribusi barang. 

Didorong Menjadi Simpul Transportasi Strategis

Melalui penetapan dalam RTRW, Bandara APT Pranoto diproyeksikan menjadi salah satu simpul transportasi strategis yang mendukung pertumbuhan ekonomi Samarinda dan Kalimantan Timur.

Keberadaan bandara pengumpul skala pelayanan sekunder diharapkan mampu memperkuat jaringan transportasi regional, meningkatkan daya saing daerah, serta mendukung aktivitas perdagangan, jasa, investasi, dan logistik di masa mendatang. (naa)

Tag

MORE