ARUSBAWAH.CO - Nama mantan Bupati Kutai Kartanegara, Rita Widyasari, kembali menjadi perhatian publik setelah muncul sebuah akun Instagram dengan nama @ritawidyasari.official.
Meski baru memiliki empat unggahan, akun tersebut sudah mengumpulkan sekitar 3.586 pengikut.
Kemunculan akun ini langsung menarik perhatian warganet karena memuat sejumlah unggahan yang berkaitan dengan perjalanan hidup Rita Widyasari, termasuk masa-masa sulit yang pernah dihadapinya.
Pada bagian profil, akun tersebut menampilkan bio yang cukup menyita perhatian.
"Badai selalu mengetuk. Saya tidak runtuh—saya menua dalam keteguhan, tumbuh dalam doa. Cantik bukan tanpa luka, tapi karena memilih tetap berdiri."
Kalimat itu dinilai menggambarkan perjalanan panjang yang pernah dialami Rita Widyasari, terutama setelah tersandung kasus korupsi yang membuatnya harus menjalani proses hukum hingga menjadi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Mulai Unggah Cerita dan Refleksi Kehidupan
Dari sejumlah unggahan yang terlihat, akun tersebut mulai membagikan narasi yang berisi refleksi kehidupan, perjuangan, serta pengalaman yang pernah dialami pemilik akun selama menjalani masa-masa sulit.
Beberapa unggahan juga menyinggung pengalaman saat menghadapi proses hukum dan kehidupan di balik jeruji tahanan.
Narasi yang dibagikan lebih banyak bernuansa personal dan reflektif dibandingkan pernyataan politik.
Hingga saat ini belum terdapat keterangan resmi yang dapat memverifikasi secara independen bahwa akun tersebut benar-benar dikelola langsung oleh Rita Widyasari.
Namun penggunaan nama, foto profil, serta isi unggahan membuat akun tersebut cepat menarik perhatian publik, khususnya masyarakat Kalimantan Timur.




