Lima kabupaten dengan deforestasi tertinggi semuanya didominasi wilayah Kalimantan, termasuk kabupaten Kutai Timur dan Berau di Kaltim.
Kutai Timur mencatat deforestasi mencapai 16.578 hektare, disusul Berau sebesar 9.378 hektare.
Dalam laporan itu, Auriga Nusantara merinci sektor-sektor yang menjadi penyumbang terbesar deforestasi.
Aktivitas konsesi logging, HTI, tambang, dan perkebunan sawit mendominasi penyebab hilangnya tutupan hutan.
Di sektor logging, PT Panambangan di Kaltim tercatat sebagai penyumbang deforestasi terbesar, mencapai 5.485 hektare.
Disusul PT Kiani Lestari 3.304 hektare dan PT Daya Maju Lestari 2.641 hektare yang juga beroperasi di Kaltim.
Sedangkan di sektor kebun kayu (HTI), PT Mayawana Persada di Kalbar menjadi penyumbang terbesar dengan 6.145 hektare hutan yang hilang.
Disusul perusahaan-perusahaan HTI lain di Kalbar, Kaltim, dan Kalteng.
Untuk sektor tambang, PT Berau Coal di Kaltim tercatat membuka lahan seluas 2.039 hektare.
Disusul PT Cita Mineral Investindo 1.442 hektare dan PT Timah Tbk 1.070 hektare.
Tak ketinggalan, ekspansi sawit juga memakan banyak hutan.
PT Borneo International Anugerah di Kalbar menyumbang deforestasi sawit terbesar dengan 2.019 hektare. (pra)
- Terdaftar di MODI, Ini Susunan Direksi PT BUMNU: Pengelola Konsesi Tambang Eks KPC di Kaltim
- Yang Terucap di Diskusi Publik ‘Sipil-Militer dalam Demokrasi’: Dari Penyitaan Buku hingga Lonjakan Anggaran Pertahanan 2025
- Legislator Senayan asal Kaltim Bicara soal Penetapan Dewan Energi Nasional! Bakal Turut Awasi Transisi Energi di IKN
Tag




