“Wali Kota sudah memikirkan hal ini jauh-jauh hari. Anak-anak kita sudah dibekali tablet yang nantinya digunakan dalam pelaksanaan TKA digital,” ujarnya, Senin (10/11/2025).
Meskipun jadwal resmi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah belum diterbitkan, Abdu Safa memastikan bahwa Bontang berada dalam kondisi siap menjalankan format baru tersebut.
Ia menjelaskan bahwa Disdikbud tinggal menunggu petunjuk teknis sebagai dasar pelaksanaan, dan begitu aturan turun, seluruh sekolah dapat segera menyesuaikan sistem operasionalnya.
Menurutnya, perubahan mekanisme ujian bukan hanya soal memindahkan soal dari kertas ke layar, tetapi merupakan jalan menuju proses yang lebih terukur serta efisien.
Abdu Safa juga menegaskan bahwa penerapan TKA digital akan memberikan banyak manfaat penting bagi peserta didik maupun pengelola pendidikan.
Kecepatan dalam pemrosesan hasil, tingkat objektivitas penilaian yang lebih tinggi, dan pembiasaan siswa terhadap perangkat digital menjadi bagian dari target utama yang ingin dicapai melalui perubahan ini.
“Dengan sistem digital, pelaksanaan bisa lebih cepat, hasilnya objektif, dan anak-anak kita terbiasa dengan teknologi. Harapannya, semua berjalan lancar ketika ujian dimulai nanti,” jelasnya. (adv)
Tag



