Arus Publik

Diskusi Publik Arusbawah.co

Rekap PROBEBAYA 2025: Sebaran Per 10 Kecamatan (Selesai)

Sabtu, 14 Februari 2026 13:16

FLYER - Flyer Diskusi Publik inisiasi Arusbawah.co berjudul Probebaya Tanpa AH, Bisa?/ Arusbawah.co

ARUSBAWAH.CO -  Realisasi Program Pemberdayaan Berbasis RT (PROBEBAYA) tahun 2025 di Samarinda mencatat pembangunan jalan sepanjang 38.700,024 meter atau setara 38,7 kilometer.

Namun, angka ini belum final.

Hingga saat ini, progres pengumpulan data baru mencapai 64,41 persen, atau 38 dari total 59 kelurahan.

Selain infrastruktur jalan, rekap sementara mencatat 3.610 bantuan anak sekolah, 9.549 paket sembako, serta 3.006 warga mengikuti pelatihan.

Data diolah redaksi berdasarkan rekap berjalan tahun 2025 yang diterima dari Pemkot Samarinda

Total Sementara PROBEBAYA 2025

Capaian sementara PROBEBAYA 2025 meliputi:

  • Panjang jalan terealisasi: 38.700,024 meter
  • Bantuan anak sekolah: 3.610 paket/orang
  • Bantuan sembako: 9.549 paket
  • Peserta pelatihan: 3.006 orang
  • Progres data: 64,41% (38 dari 59 kelurahan)

Dengan cakupan data yang belum penuh, angka-angka ini masih berpotensi bertambah.

Infrastruktur Jalan: Palaran dan Sungai Pinang Teratas

Realisasi pembangunan jalan tertinggi sementara tercatat di Kecamatan Palaran dengan 7.353 meter.

Disusul:

  • Kecamatan Sungai Pinang: 6.770,34 meter
  • Kecamatan Samarinda Utara: 4.423,813 meter
  • Kecamatan Sungai Kunjang: 4.401,8 meter
  • Sementara realisasi terendah berada di Kecamatan Samarinda Kota sebesar 1.687,62 meter.

Bantuan Anak Sekolah: Samarinda Utara Tertinggi

Untuk bantuan anak sekolah, Kecamatan Samarinda Utara mencatat angka tertinggi dengan 684 penerima.

Diikuti:

  • Kecamatan Samarinda Ulu: 666 penerima
  • Kecamatan Samarinda Ilir: 405 penerima
  • Kecamatan Sambutan: 343 penerima
  • Terendah sementara tercatat di Kecamatan Samarinda Kota dengan 170 penerima.

Distribusi Sembako: Ilir dan Utara Dominan

Distribusi sembako terbanyak sementara berada di Kecamatan Samarinda Ilir sebanyak 2.088 paket.

Diikuti:

  • Kecamatan Samarinda Utara: 1.731 paket
  • Kecamatan Sungai Kunjang: 1.615 paket
  • Kecamatan Samarinda Seberang: 1.177 paket
  • Kecamatan Sungai Pinang mencatat distribusi terendah dengan 283 paket.

Pelatihan: Samarinda Ulu Unggul

Pada sektor peningkatan kapasitas, Kecamatan Samarinda Ulu mencatat peserta pelatihan terbanyak, yakni 544 orang.

Berikutnya:

  • Kecamatan Samarinda Utara: 506 orang
  • Kecamatan Sungai Pinang: 425 orang
  • Kecamatan Sungai Kunjang: 301 orang
  • Kecamatan Samarinda Kota menjadi yang terendah dengan 33 peserta.

Sebaran Per Kecamatan PROBEBAYA 2025 (Sementara)

1. Kecamatan Palaran

Jalan: 7.353 m | Anak Sekolah: 345 | Sembako: 361 | Pelatihan: –

2. Kecamatan Samarinda Ilir

Jalan: 1.875,59 m | Anak Sekolah: 405 | Sembako: 2.088 | Pelatihan: 217

3. Kecamatan Samarinda Kota

Jalan: 1.687,62 m | Anak Sekolah: 170 | Sembako: 170 | Pelatihan: 33

4. Kecamatan Sambutan

Jalan: 3.245 m | Anak Sekolah: 343 | Sembako: 682 | Pelatihan: 213

5. Kecamatan Samarinda Seberang

Jalan: 2.870,4 m | Anak Sekolah: 238 | Sembako: 1.177 | Pelatihan: 279

6. Kecamatan Loa Janan Ilir

Jalan: 3.897 m | Anak Sekolah: 300 | Sembako: 702 | Pelatihan: 127

7. Kecamatan Sungai Kunjang

Jalan: 4.401,8 m | Anak Sekolah: 278 | Sembako: 1.615 | Pelatihan: 301

8. Kecamatan Samarinda Ulu

Jalan: 2.175,461 m | Anak Sekolah: 666 | Sembako: 1.101 | Pelatihan: 544

9. Kecamatan Samarinda Utara

Jalan: 4.423,813 m | Anak Sekolah: 684 | Sembako: 1.731 | Pelatihan: 506

10. Kecamatan Sungai Pinang

Jalan: 6.770,34 m | Anak Sekolah: 181 | Sembako: 283 | Pelatihan: 425

Total sementara:

Jalan: 38.700,024 meter | Anak Sekolah: 3.610 | Sembako: 9.549 | Pelatihan: 3.006

Pola Sementara 2025: Infrastruktur Turun, Pelatihan Relatif Stabil

Dengan progres data baru 64,41 persen, capaian infrastruktur 2025 masih berada di bawah total tahun sebelumnya.

Namun, angka pelatihan yang telah menembus 3.006 peserta menunjukkan sektor peningkatan kapasitas tetap berjalan relatif stabil meski cakupan data belum penuh.

Finalisasi data 2025 akan menentukan apakah tren PROBEBAYA tahun ini mengarah pada penguatan fisik, bantuan sosial, atau justru penajaman kapasitas masyarakat berbasis RT. 

Diskusi Publik Probebaya Tanpa AH, Bisa? 

Media online Arusbawah.co menginisiasi Diskusi Publik bertajuk Keberlanjutan Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat (Probebaya).

Kegiatan ini akan digelar pada Minggu, 15 Februari 2026, pukul 12.30–16.00 WITA di Samarinda.

Direktur PT Suara Arusbawah, Yakub Anani, menegaskan forum ini bukan untuk menyerang kebijakan, melainkan memastikan arah program tetap berpihak kepada warga.

Probebaya ini sudah menyentuh level paling bawah, RT. Justru karena dampaknya langsung ke masyarakat, kita perlu memastikan program ini tidak berhenti di tengah jalan atau berubah arah tanpa evaluasi yang matang,” ujarnya.

Probebaya: Dari Partisipasi ke Tantangan Keberlanjutan

Probebaya yang berjalan sejak 2021 dirancang dengan prinsip transparansi, partisipasi, akuntabilitas, dan keberlanjutan.

Warga RT dilibatkan mulai dari perencanaan hingga pengawasan kegiatan.

Dalam perkembangannya, program ini telah menjangkau hampir seluruh RT di Samarinda. Namun menurut Yakub, capaian administratif belum tentu menjawab tantangan substantif.

Ada empat pertanyaan utama yang akan menjadi fokus diskusi:

  1. Apakah Probebaya akan tetap dilanjutkan oleh kepemimpinan Samarinda berikutnya?
  2. Sejauh mana figur-figur potensial memahami konsep dan filosofi Probebaya?
  3. Jika dilanjutkan, modifikasi apa yang perlu dilakukan?
  4. Jika dihentikan, adakah program alternatif yang lebih efektif bagi masyarakat RT?

“Jangan sampai program yang sudah berjalan ini hanya bergantung pada figur. Harus ada desain kebijakan yang kuat, supaya siapa pun pemimpinnya, arah pemberdayaan masyarakat tetap jelas,” tegasnya.

Diskusi ini diharapkan menjadi ruang evaluasi terbuka, sekaligus memastikan program berbasis RT tersebut tidak sekadar menjadi proyek tahunan, tetapi kebijakan berkelanjutan yang terukur dampaknya.

Hingga H-1 kegiatan, beberapa narasumber yang sudah memberikan konfirmasi kehadiran ada 6 orang. 

Mereka adalah Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, Ketua DPC Partai Gerindra Samarinda, Helmi Abdullah, Ketua DPC PDI Perjuangan Samarinda Iswandi, dan Ketua DPD PKS Samarinda, Ismail Latisi. 

Selain itu, juga akan dihadiri oleh Koordinator Pokja 30 Buyung Marajo, serta Akademisi Universitas Mulawarman, Saiful Bahtiar. (pra)

 

Tag

MORE