Soal proyek revitalisasi saluran air, Maswedi memperkirakan proses pembangunan akan berlangsung antara 3 hingga 6 bulan.
Ia menjelaskan bahwa durasi itu diperlukan karena volume pekerjaan besar dan spesifikasi teknis drainase harus benar-benar diperhitungkan agar hasilnya awet dan tidak mudah rusak ketika dilalui kendaraan berat di kemudian hari.
“Kalau belum cukup kuat, ya belum bisa dilewati. Harus benar-benar kokoh supaya tidak perlu dibongkar lagi dalam waktu dekat,” imbuhnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak memaksakan diri melintasi jalan yang sedang dibangun, serta mempertimbangkan jalur alternatif atau menyesuaikan waktu perjalanan.
“Jalur yang biasanya dua arah kini hanya bisa dilalui satu arah. Jadi wajar kalau terjadi kepadatan. Mohon dimaklumi,” ujarnya.
DPRD Kota Samarinda, lanjut Maswedi, akan terus memantau pelaksanaan proyek ini agar tidak melebihi tenggat waktu dan sesuai dengan standar teknis yang telah ditetapkan. (adv)
Tag



