Kenaikan juga terjadi di Penajam Paser Utara (PPU) yang memproduksi 48,13 ribu ton GKG, meningkat signifikan dari 28,61 ribu ton tahun lalu.
Samarinda Nyaris Dua Kali Lipat
Menariknya, Kota Samarinda mencatat pertumbuhan yang mengesankan.
Produksi padi ibu kota provinsi ini hampir dua kali lipat, dari 5,18 ribu ton GKG (2023) menjadi 9,28 ribu ton GKG pada 2024, dengan luas panen mencapai 2.186 hektare.
Baca juga:
Wilayah Lain: Stagnan hingga Menurun
Sementara itu, kabupaten seperti Kutai Timur (16,69 ribu ton GKG) dan Berau (13,94 ribu ton GKG) mengalami stagnasi bahkan penurunan produksi.
Berau, misalnya, tahun lalu mencatat 20,50 ribu ton GKG.
Di sisi lain, daerah seperti Kutai Barat (1,35 ribu ton), Mahakam Ulu (0,68 ribu ton), dan Balikpapan (0,13 ribu ton) tetap berada di posisi bawah dalam kontribusi produksi padi.
Tag



