Arus Publik

Perumda Tirta Kencana Samarinda

Perumda Tirta Kencana Temukan Meteran Air Tak Standar, Sambungan Ilegal Diproses Hukum

PENERTIBAN - Tim Perumda Tirta Kencana Kota Samarinda memeriksa dokumen dan melakukan verifikasi saat penertiban dugaan sambungan air bersih ilegal di wilayah pelayanan IV, Samarinda Seberang, Senin (13/7/2026)/IST

ARUSBAWAH.COPerumda Tirta Kencana Kota Samarinda kembali menemukan praktik penyambungan air bersih secara ilegal.

Kali ini, di wilayah pelayanan IV, Samarinda Seberang.

Penertiban dilakukan pada Senin (13/7/2026) dengan menyasar sejumlah titik yang diduga menggunakan sambungan tanpa prosedur resmi.

Operasi tersebut dipimpin langsung Direktur Pelayanan Perumda Tirta Kencana Widyastuti Supartinah bersama jajaran Divisi Kepatuhan Pelanggan, Asisten Manajer Kepatuhan Pelanggan Wilayah IV, Asisten Manajer Humas, staf terkait hingga anggota Koperasi Tirta Kencana.

Dalam penertiban itu, petugas menemukan meter air yang tidak sesuai dengan standar milik Perumda Tirta Kencana.

Temuan tersebut menguatkan dugaan adanya pemasangan ilegal yang dilakukan tanpa melalui prosedur resmi perusahaan.

Widyastuti mengatakan praktik seperti ini bukan hanya merugikan perusahaan, tetapi juga berpotensi merugikan masyarakat karena menggunakan perangkat yang tidak memenuhi standar pelayanan.

Karena itu, ia kembali mengingatkan seluruh pelanggan agar tidak mengurus pemasangan sambungan baru maupun pelayanan lainnya melalui perantara atau oknum yang mengatasnamakan Perumda.

"Kami sampaikan kepada para warga Kota Samarinda, khususnya pelanggan Perumda Tirta Kencana Kota Samarinda, saat ini kami sedang melakukan pemeriksaan terhadap pemakaian ilegal maupun penyambungan ilegal," kata Widyastuti.

Menurutnya, seluruh proses pelayanan harus dilakukan langsung melalui kantor pelayanan resmi Perumda Tirta Kencana.

Pelanggan juga diminta memastikan seluruh dokumen administrasi telah diterima sebelum melakukan pembayaran.

"Jangan melewati oknum, jangan percaya. Pastikan Bapak Ibu sudah mengajukan pelayanan, sudah mendapatkan berkas yang lengkap, baru kemudian melakukan pembayaran," ujarnya.

Temukan Meter Air Tak Standar

Tag

MORE