Pihak keluarga merasa sangat terkejut dan kaget setelah dokter di Singapura menemukan adanya sepotong kawat kecil (wire) sepanjang sekitar 2 sentimeter yang tertinggal di dalam pembuluh darah utama jantung pasien.
Jajaran Direksi dan Dewan Pengawas Terima Kedatangan Keluarga
Mendengar keluhan dan tuntutan keadilan dari pihak keluarga pasien, jajaran manajemen tertinggi RSUD AWS langsung memberikan perhatian.
Pihak rumah sakit memastikan tidak menghindar dari persoalan tersebut dan langsung memfasilitasi ruang dialog bersama perwakilan keluarga yang datang mencari kejelasan.
"Pihak keluarga yg terdiri dari anak pasien dan kerabat lainnya diterima oleh direksi dan perwakilan dewan pengawas RS AWS," lanjut dr. Arysia Andhina saat menjelaskan situasi di dalam ruangan pertemuan.
Bagi manajemen RSUD AWS, kehadiran lengkap jajaran direksi dan dewan pengawas ini menjadi wadah resmi untuk saling terbuka dalam mengevaluasi kualitas pelayanan.
Pihak keluarga pasien yang hadir dalam kesempatan tersebut menyambut baik undangan ini dan mendengarkan dengan saksama seluruh pemaparan teknis dari pihak rumah sakit.
Sanksi Tegas Internal Berupa Larangan Praktik Selama 6 Bulan
Sebagai bentuk tanggung jawab moral dan ketegasan dalam menjaga standar keselamatan pasien (patient safety), manajemen RSUD AWS menyampaikan keputusan penting.
Berdasarkan hasil pemeriksaan dan evaluasi internal yang dilakukan oleh tim komite medik, Plt. Direktur RSUD AWS resmi menjatuhkan sanksi disiplin kepada dokter spesialis yang bersangkutan.
Tag



