ARUSBAWAH.CO - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Mahakam Ulu menegaskan tidak pernah melakukan pemotongan dana Beasiswa Gerbang Cerdas Mahakam Ulu (GCM).
Klarifikasi ini disampaikan menyusul mencuatnya isu pemotongan beasiswa yang ramai diperbincangkan di media sosial.
Penegasan tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Disdikbud Mahulu, Samson Batang, usai audiensi dengan mahasiswa Mahakam Ulu yang tergabung dalam Keluarga Besar Mahasiswa Kabupaten Mahakam Ulu Kalimantan Timur (KBMKMU Kaltim).
Audiensi Digelar untuk Meluruskan Informasi yang Beredar
Audiensi berlangsung di Kantor Penghubung Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu di Samarinda, Selasa (6/1/2026).
Pertemuan ini digelar sebagai respons atas polemik penurunan nominal Beasiswa Stimulan tahun anggaran 2025 yang kemudian berkembang menjadi tudingan pemotongan sepihak.
Perwakilan KBMKMU Kaltim diterima langsung oleh Kepala Disdikbud Mahulu, didampingi Tim Beasiswa Disdikbud.
Disdikbud Sebut Audiensi Jadi Ruang Klarifikasi Terbuka
Samson Batang menyatakan audiensi menjadi forum dialog terbuka untuk meluruskan informasi yang dinilai berkembang tidak utuh di ruang publik.
“Audiensi ini penting agar mahasiswa memahami secara menyeluruh mekanisme dan kebijakan Beasiswa Stimulan yang dijalankan pemerintah daerah,” ujarnya.
Besaran Bantuan Disesuaikan Kemampuan Anggaran Daerah
Dalam penjelasannya, Samson menegaskan sejak awal Beasiswa Gerbang Cerdas Mahulu dirancang sebagai beasiswa stimulan, bukan beasiswa penuh.
Artinya, bantuan diberikan sebagai dorongan awal bagi mahasiswa yang menempuh pendidikan secara mandiri.
Tag



