Fachrian menekankan, kerusakan terumbu karang berdampak ekologis, ekonomi, dan sosial.
Secara ekologis, habitat hilang dan keanekaragaman hayati terganggu.
Ekonominya, perikanan dan pariwisata bahari menurun.
Secara sosial, mata pencaharian nelayan terancam dan ketahanan pangan terganggu.
Pengamatan awal menunjukkan kerusakan sekitar 40%, meski pemeriksaan rinci masih dilakukan.
Baca juga:
Penjelasan Akademisi
Dosen Jurusan Manajemen Sumberdaya Perairan FPIK UNMUL, Muchlis Efendi, menambahkan perspektif ilmiahnya.
Tag



