Arus Terkini

Pengamat Ekonomi Sebut Pinjaman Online dan Paylater Mirip Rentenir Gaya Baru

Kamis, 10 Oktober 2024 13:23

Pengamat ekonomi dari Universitas Mulawarman, Purwadi/ Foto: arusbawah.co

ARUSBAWAH.CO - Fenomena pinjaman online (pinjol) dan layanan paylater semakin meresahkan masyarakat di tengah penurunan daya beli dan kontraksi ekonomi.

Pengamat ekonomi dari Universitas Mulawarman, Purwadi Purwoharsojo menyatakan bahwa pinjol mirip dengan "Rentenir Gaya Baru" yang memanfaatkan situasi sulit masyarakat dengan bunga yang sangat tinggi.

Menurutnya, bunga pinjol bisa mencapai 24% per bulan, bahkan hingga 4% per hari.

Tim Arus Bawah berkesempatan berdiskusi bersama pengamat ekonomi ini, ia menegaskan bahwa salah satu alasan maraknya pinjol adalah ketidakseimbangan ekonomi yang sedang terjadi di masyarakat.

Purwadi menjelaskan, banyak orang yang tidak lagi dapat mengakses layanan perbankan formal karena daya beli yang terus menurun.

"UMKM dan kelompok masyarakat yang tidak bankable akhirnya beralih ke pinjaman online. Meskipun mudah diakses, mereka sering terjebak dalam bunga yang sangat tinggi dan sulit dilunasi," ujar Purwadi pada Kamis (10/10/2024).

Ia menekankan pentingnya transparansi dari pihak-pihak terkait seperti Bank Indonesia (BI) dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk melacak sumber dana dari pinjol yang semakin marak.

Selain pinjol, layanan paylater juga menjadi sorotan.

Tag

MORE