ARUSBAWAH.CO - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) bergerak cepat merespons keresahan masyarakat terkait dugaan praktik pengoplosan beras premium dengan beras medium di pasaran.
Dugaan kecurangan ini dikhawatirkan merugikan konsumen secara luas dan mencederai prinsip perdagangan yang sehat.
Tim Gabungan Dikerahkan, Sampel Beras Sedang Diuji Lab
Pemprov Kaltim telah berkoordinasi langsung dengan Polda Kaltim dan menurunkan tim gabungan untuk menyelidiki kasus ini.
Tim tersebut ditugaskan mengambil sampel dari berbagai merek beras yang beredar di pasar tradisional, toko ritel modern, hingga warung pinggir jalan.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (DPPKUKM) Kaltim, Heni Purwaningsih, menyampaikan bahwa uji laboratorium sedang dilakukan untuk memastikan kebenaran dugaan beras oplosan.
“Hasilnya diharapkan keluar dalam satu hingga dua hari ke depan,” ujar Heni di Samarinda, Senin (28/7/2025).
Tag



