“Makanya kita tunggu hasil pertemuan Bu Ismi yang akan berdiskusi ke Kementerian Keuangan,” jelasnya.
Menurut Wakil Gubernur, dana transfer biasanya diterima setiap triwulan dan seharusnya sudah masuk pada bulan Juli.
“Tetapi ini sudah di bulan Juli akhir, makanya kita minta Bapenda untuk ke sana,” tutur Seno.
Meski demikian, Seno Aji menekankan keterlambatan dana transfer hingga saat ini belum berdampak pada program pembangunan.
Beberapa tender program baru memang baru dimulai sehingga pembayaran belum dilakukan.
“Nanti ketika program berjalan lima puluh persen atau bahkan tujuh puluh persen ini yang akan berpengaruh jika tidak dibayarkan,” terangnya. (adv)
Tag



