Andi Harun juga menyoroti capaian pertumbuhan ekonomi Samarinda yang mencapai 8,66 persen — tertinggi di Kalimantan Timur — sebagai hasil dari sinergi berbagai elemen, mulai dari pemerintah, TNI-Polri, pelaku usaha, hingga masyarakat.
“Pertumbuhan ini bukanlah hasil kebetulan, melainkan buah dari kerja sama dan semangat kolaborasi lintas sektor dalam membangun daerah secara adil dan inklusif,” jelasnya.
Aspol “Gelatik” melanjutkan rangkaian pembangunan hunian aparatur yang telah dilakukan Pemkot, setelah sebelumnya menyelesaikan pembangunan asrama Kodim dan Denpom. Keberadaan Aspol ini sekaligus menjadi simbol nyata hadirnya negara dalam menjamin kesejahteraan aparaturnya.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pun mengapresiasi langkah Pemkot Samarinda.
Menurutnya, sinergi seperti ini perlu menjadi contoh bagaimana kolaborasi antara pemerintah daerah dan institusi pusat bisa menghasilkan kebijakan yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
“Ini bukan sekadar soal membangun fasilitas, tetapi tentang menciptakan ekosistem kerja yang mendukung aparat kita untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Jenderal Listyo. (adv)
Tag



