Junaidi menekankan bahwa pembangunan maupun rehabilitasi pelabuhan dilakukan dengan memprioritaskan manfaat langsung bagi warga.
Selain mendukung mobilitas sehari-hari, pelabuhan yang baik juga membantu kebutuhan pelajar, layanan kesehatan, usaha kecil, dan akses publik lainnya.
Fasilitas yang memadai diharapkan dapat memberikan rasa aman, mempercepat perjalanan, serta meningkatkan kenyamanan mobilitas antardesa dan antarkecamatan.
“Konektivitas transportasi air cukup menjadi kebutuhan vital di Kukar. Dengan pembangunan atau memperbaiki pelabuhan yang ada, kami ingin memastikan seluruh masyarakat dapat menikmati layanan transportasi yang lebih baik,” jelas Junaidi.
Penguatan pelabuhan ini juga termasuk strategi jangka panjang Pemkab Kukar untuk memperluas keterhubungan antarwilayah, terutama desa yang belum terhubung dengan jalan darat.
Akses transportasi yang lebih terbuka diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, memajukan UMKM pesisir, dan memperkuat pemerataan layanan publik.
Melalui pembangunan yang terencana, Pemkab Kukar menargetkan terciptanya sistem transportasi air yang lebih modern, aman, dan inklusif.
Peningkatan mobilitas warga menjadi salah satu indikator bahwa investasi pemerintah di sektor pelabuhan memberikan dampak nyata bagi pengembangan wilayah dan kesejahteraan masyarakat pesisir. (adv)
Tag



