Advertorial

Diskominfo Kukar

Pelabuhan Kukar Dibenahi, Dukung Transportasi Air dan Aktivitas Ekonomi Masyarakat Pesisir

Rehabilitasi Pelabuhan Tingkatkan Mobilitas Warga

Rabu, 26 November 2025 11:42

PELABUHAN - Pembangunan dan rehabilitasi pelabuhan Kukar dorong mobilitas, layanan publik, dan ekonomi warga/ Foto: HO

ARUSBAWAH.CO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) menegaskan kembali komitmennya untuk memperkuat konektivitas antarwilayah melalui pembangunan dan perbaikan pelabuhan, yang dianggap sebagai infrastruktur transportasi penting bagi masyarakat. 

Langkah ini merupakan bagian dari Program Pembangunan Kawasan Ekonomi Sejahtera Kukar Idaman Terbaik, yang bertujuan menyetarakan akses layanan dasar serta meningkatkan aktivitas ekonomi warga, khususnya mereka yang tinggal di wilayah pesisir dan sepanjang bantaran sungai.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kukar, Ahmad Junaidi, menyatakan bahwa pelabuhan dipandang sebagai titik mobilitas strategis karena banyak desa di Kukar masih mengandalkan transportasi air sebagai sarana utama. 

Oleh karena itu, peningkatan fasilitas pelabuhan menjadi prioritas yang terus dilaksanakan secara bertahap.

“Pembangunan infrastruktur pelabuhan adalah fondasi penting dalam memperkuat konektivitas wilayah. Banyak desa kita yang bergantung pada transportasi air, sehingga pelabuhan harus menjadi prioritas,” ucap di Tenggarong, Selasa (25/11/2025).

Saat ini, Kukar memiliki 18 pelabuhan yang tersebar di berbagai kecamatan. 

Selain menjadi titik keberangkatan dan kedatangan penumpang, pelabuhan juga berperan sebagai pusat logistik yang mendukung distribusi bahan pokok, hasil pertanian, dan komoditas lokal lainnya.

Dengan adanya pelabuhan, rantai distribusi di kawasan pesisir menjadi lebih efisien dan mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.

Junaidi menekankan bahwa pembangunan maupun rehabilitasi pelabuhan dilakukan dengan memprioritaskan manfaat langsung bagi warga. 

Selain mendukung mobilitas sehari-hari, pelabuhan yang baik juga membantu kebutuhan pelajar, layanan kesehatan, usaha kecil, dan akses publik lainnya. 

Fasilitas yang memadai diharapkan dapat memberikan rasa aman, mempercepat perjalanan, serta meningkatkan kenyamanan mobilitas antardesa dan antarkecamatan.

“Konektivitas transportasi air cukup menjadi kebutuhan vital di Kukar. Dengan pembangunan atau memperbaiki pelabuhan yang ada, kami ingin memastikan seluruh masyarakat dapat menikmati layanan transportasi yang lebih baik,” jelas Junaidi.

Penguatan pelabuhan ini juga termasuk strategi jangka panjang Pemkab Kukar untuk memperluas keterhubungan antarwilayah, terutama desa yang belum terhubung dengan jalan darat. 

Akses transportasi yang lebih terbuka diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, memajukan UMKM pesisir, dan memperkuat pemerataan layanan publik.

Melalui pembangunan yang terencana, Pemkab Kukar menargetkan terciptanya sistem transportasi air yang lebih modern, aman, dan inklusif. 

Peningkatan mobilitas warga menjadi salah satu indikator bahwa investasi pemerintah di sektor pelabuhan memberikan dampak nyata bagi pengembangan wilayah dan kesejahteraan masyarakat pesisir. (adv)

Tag

MORE