Menurut Ahmad, sebagian besar desa sudah menyelesaikan pengisian data, meskipun masih ada beberapa yang tersendat masalah teknis.
“Alhamdulillah, hanya beberapa desa yang belum mengisi, itu pun karena kendala teknis seperti lupa kata sandi. Secara umum prosesnya berjalan lancar,” jelasnya.
Lebih jauh, ia menekankan bahwa kebutuhan data tidak hanya sebatas luasan lahan minimal 1.000 meter persegi.
Perbedaan karakteristik setiap desa membuat pemetaan lebih detail diperlukan agar data benar-benar menggambarkan kondisi di lapangan.
Dalam kesempatan yang sama, Ahmad juga menyoroti pentingnya pelatihan KDMP untuk meningkatkan kapasitas pengurus koperasi.
Menurutnya, masih banyak pengurus yang belum memahami dasar-dasar organisasi dan administrasi sehingga pendampingan dan pelatihan menjadi kebutuhan mendesak.
Tag



